Rabu, 4 November 2026
TERKINI
⚡ STIKES BBM Gelar seminar kesehatan Dies natalis KE XXII 2026 perang strategis pemerintah percepatan penurunan stunting ⚡ LSM Lembaga Masyarakat Anti Penyalahgunaan Jabatan (LMAPJ) Memberikan Tanggapan atas tudingan menghalangi tugas jurnalistik ⚡ Perkuat kolaborasi Dalam dan luar Negeri Ketua STIKES Bina Bangsa Majene menandatangani MOU internasional Universitas Muhammadiyah Barru ⚡ Akibat hilang kendali i truk Toyota Dyna bermuatan ayam potong hamtam gardu dan mobil terparkir ⚡ Tunjukkan kepedulian sesama insan pers, Pengurus IJS DPW dan kabag SDA sambangi Kediaman Pimpinan Redaksi Garudapos. id Sulbar ⚡ Bupati Majene Lantik 71 pejabat , dari Eselon II,.III,.IV ,perkuat komitmen dan kinerja mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. ⚡ Tumpukan dokumen ijasah Kepala SMP 1 Majene sampaikan imbauan alumni segera ambil ijasah asli ⚡ Seorang wanita asal Makassar ditetapkan tersangka oleh polres majene kasus penipuan, jasa penukaran uang ⚡ Pekerjaan pembangunan Gedung kelas MIN 1 majene di duga gaji Pekerja belum di bayarkan… ⚡ Bupati dan Wabup Majene Sidak Kantor Disdukcapil untuk memastikan layanan prima pasca libur hari raya idul Fitri ⚡ STIKES BBM Gelar seminar kesehatan Dies natalis KE XXII 2026 perang strategis pemerintah percepatan penurunan stunting ⚡ LSM Lembaga Masyarakat Anti Penyalahgunaan Jabatan (LMAPJ) Memberikan Tanggapan atas tudingan menghalangi tugas jurnalistik ⚡ Perkuat kolaborasi Dalam dan luar Negeri Ketua STIKES Bina Bangsa Majene menandatangani MOU internasional Universitas Muhammadiyah Barru ⚡ Akibat hilang kendali i truk Toyota Dyna bermuatan ayam potong hamtam gardu dan mobil terparkir ⚡ Tunjukkan kepedulian sesama insan pers, Pengurus IJS DPW dan kabag SDA sambangi Kediaman Pimpinan Redaksi Garudapos. id Sulbar ⚡ Bupati Majene Lantik 71 pejabat , dari Eselon II,.III,.IV ,perkuat komitmen dan kinerja mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. ⚡ Tumpukan dokumen ijasah Kepala SMP 1 Majene sampaikan imbauan alumni segera ambil ijasah asli ⚡ Seorang wanita asal Makassar ditetapkan tersangka oleh polres majene kasus penipuan, jasa penukaran uang ⚡ Pekerjaan pembangunan Gedung kelas MIN 1 majene di duga gaji Pekerja belum di bayarkan… ⚡ Bupati dan Wabup Majene Sidak Kantor Disdukcapil untuk memastikan layanan prima pasca libur hari raya idul Fitri
Posko Aduan Investigasi: +62 821-8717-166

Cari Arsip & Berita Investigasi

PEMBANGUNAN DRAINASE YANG ADA DI KELURAHAN MOSSO DI DUGA ASAL JADI “

PEMBANGUNAN DRAINASE YANG ADA DI KELURAHAN MOSSO DI DUGA ASAL JADI “

referensi aktual mapj majene – sul-bar.salah satu program pemerintah untuk menanggulangi dampak banjir yang terjadi di pemukiman warga adalah dengan membangun drainase. banjir adalah salah satu permasalahan yang sering di keluhkan oleh kalangan masyarakat, terutama memang yang tinggal di kawasan rawan banjir dan padat penduduk. namun, tidak semua program pembangunan drainase yang di bawah naungan pemerintah berjalan dengan baik atau sesuai dengan harapan masysrakat.

contoh, pembangunan drainase yang di bangun di lingkungan apoleang selatan, kelurahan mosso dhua, kecamatan sendana, kabupaten majene, provinsi sulawesi barat, itu sangat tidak sesuai dengan harapan masyarakat, pasalnya, pembangunan drainase tersebut yang menggunakan dana kelurahan yang tepatnya di lingkungan apoleang selatan di duga asal jadi.

bagaimana tidak, panjang drainase tersebut sekitar 70 mtr, lebar 50 cm, dan kedalamannya cuman sekitar 25 cm yang menelan dana 58.500.000 (lima puluh delapan juta lima ratus ribu rupiah). dan lebih parahnya lagi, pada saat hujan drainase tersebut tidak dapat menampung debet air sehingga, air dari drainase tersebut meluap dan masuk menggenangi rumah rumah warga yang tinggal di sekitar drainase tersebut. ini di buktikan pada saat awak media referensi aktual mapjkabupaten majene sulawesi barat.

Pada rabu 17 desember 2025 langsung mendatangi lokasi tersebut dan menemui beberapa warga yang tinggal di seputar lokasi drainase untuk di mintai keterangan menurut  sala satu warga yang enggan disebut namanya terkait pembangunan drainase tersebut. ” benar pak sebelum drainase ini di bangun, rumah kami tidak pernah kemasukan air, walaupun hujan dengan intensitas tinggi, namun setelah drainase ini di bangun dan di buat, malah menjadi bumerang buat kami sebab setiap hujan turun, air dari drainase tersebut masuk dan menggenangi seluruh rumah warga, kata salah seorang warga yang enggan di sebut namanya. pada waktu yang sama, awak media referensi aktual mapj langsung menuju ke kantor kelurahan mosso dhua untuk bertemu dengan ibu lurah sebagai penanggung jawab program pembangunan drainase tersebut. dalam dialog wawancara tersebut, awak media referensi aktual mempertanyakan perihal mekanisme dan aturan juknis yang di terapkan oleh pihak ketiga (kontraktor) atau pelaksana yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat, sebab drainase tersebut tidak memiliki mulut pembuangan, melainkan hanya di pasangi pipa yang berukuran kecil untuk pembuangan. dalam wawancara atau kompirmasi tersrbut,

 

pihak kelurahan dalam ini ibu lurah menanggapi dan mengatakan, bahwa pekerjaan drainase tersebut sudah sesuai dengan juknis yang ada kata beliau dengan santainya. sejak pemberitaan ini di terbitkan, pihak kelurahan maupun oknum kontraktor belum melayangkan klarifikasi terkait pemberitaan ini… rilis basri… editur muh. syahril…

MAKLUMAT INVESTIGASI & HAK JAWAB REDAKSI

Pemberitaan ini disusun melalui proses verifikasi lapangan, penelusuran dokumen, dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait berdasarkan Undang-Undang Pokok Pers No. 40 Tahun 1999 serta Kode Etik Jurnalistik. Apabila terdapat sanggahan, klarifikasi, atau hak jawab, pihak terkait dapat menghubungi Redaksi Referensi Aktual melalui nomor kontak resmi atau email redaksi.

Mustajar Mustajar

Jurnalis Investigasi & Advokasi Publik Referensi Aktual

Anggota tim jurnalis investigasi Referensi Aktual yang berfokus pada pengawasan aparatur negara, penegakan hukum, serta pemberitaan anti-korupsi dan advokasi kerakyatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *